Penyedia herbal 100% murni bahan tunggal

Home ׀ Produk  ׀ Pembelian ׀ Kedistributoran ׀ Peluang Maklon ׀   OEM ׀   Peluang sebagai Perwakilan Layanan ׀   Drop Shipping  ׀ Trust Us ׀ F.O.Q ׀ Kontak Kami ׀ Pesan Produk ׀  Blog
 

Kami, pihak manajemen Herbal Life Indonesia (HLI)  Patut bersyukur karena kehadiran produk-produk HLI  yang tetap menjaga kualitas dan JAMINAN  100% BAHAN MURNI DARI BAHAN  TUNGGAL telah mendapat apresiasi dari konsumen dengan bukti banyak meningkatkan kesehatan mereka dan membawa kesembuhan penyakit yang dideritanya. Sehingga kami TETAP MEMPERTAHANKAN KEMURNIAN HERBAL DARI BAHAN TUNGGAL

Semua produk kami merupakan produk harga pabrikan, silahkan jika ingin mendapatkan harga pabrikan dan menjadi distributor. GARANSI PRODUK 100% MURNI ALAMI

English Site

Herbal Life Indonesia is a corporate supply Indonesia herbs with 100% pure of unicameral material both crated in bottle, simplisia and herbs bean. All of them in 100% unicameral herbs, in warrantee and secured.

Available many herb kinds such as moringga, mangosteen (rind of mangosteen), soursop leaf, and others.

More >>

 

  Penyakit dan Solusi Herbalnya Klik..

Penyakit dan Solusi Herbalnya

Kanker Payudara

Solusi herbal 

Daun Sirsak

 

 

Keladi Tikus

 

Hot Product

Kapsul Kulit Buah Manggis

 

 Kapsul  Daun Sirsak

Kapsul daun Kelor

Kapsul Bawang Lanang

Kapsul Sirih Merah

Beras Merah Cina

(Angkak)

Asam Urat Tinggi Atasi dengan  Kapsul Sidaguri

Ragam Produk HLI

Kapsul

Akar daruju

Pengobatan Radang hati (Hepatitis) Akut dan Kronis, Pembesaran hati dan limpa (hepato splemomegal),                                        Selengkapnya..

Alang-alang

Atasi darah tinggi, sakit kepala, hepatitis, penambah darah, neropati, peluruh kencing, kencing darah, kencing nanah, dan penyakit ginjal.

Selengkapnya  .

Bawang Lanang

Mengatasi hipertensi, stroke dan tuberkolusis

Selengkapnya .

Bidara upas

Perbaikan dan pengobatan Saluran cerna (mag, lambung dan sejenisnya).

Selengkapnya .

Binahong

Membantu kecepatan kesembuhan pasca operasi atau luka dalam.

Selengkapnya .

Daun Dewa

Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah.

Selengkapnya .

Daun salam

Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah.

Selengkapnya .

Daun ungu

Atasi ambeien / wasir .

Selengkapnya .

Delima

Mengatasi keputihan pada wanita, meredakan pendarahan, mencegah dan mengobati radang lambung, mengobati sakit perut, prolaps rektrum (keluarnya kokasa dari anus), mengatasi radang tenggorokan, mengatasi radang telinga.

Selengkapnya .

Gingseng Korea

Aprodisiak (perangsang daya seksual), Pembangkit tenaga, Menurunkan kadar gula penderita diabetes, Mencegah perkembangan kanker.

Selengkapnya 

Jahe Merah

Vitalitas tubuh dan Gairah Seks.

Selengkapnya .

Jati cina

Pelangsing dan membantu menurunkan berat badan, melancarkan BAB, menurunkan kolestrol, menghilangkan perut buncit karena timbunan lemah.

Selengkapnya .

Jinten HItam

Herbal anjuran yang ada diberbagai kitap suci.

Selengkapnya .

Kayu manis

Mengatasi kaitan dengan saluran kencing, dan empedu.

Selengkapnya .

Keji beling

Penghancur dan pelarut Batu Ginjal.

Selengkapnya  .

Keladi tikus

Tumbuhan sangat berguna untuk penderita sakit kanker.

Selengkapnya .

Kelor (daun kelor)

Daun kelor sangat efektif menyembuhkan dan membantu penyembuhan diabetes Millitus (DM), dimana hasil tersebut telah dilakukan penelitian dan pengujian medis.

Selengkapnya .

Kumis kucing

Mengatasi sekitar saluran kencing, dan empedu.

Selengkapnya .

Kunir Putih

Pengobatan / Pencegahan kanker, gangguan pencernakan, antioksidan, anti radang.

Selengkapnya .

Kunyit hitam

Solusi untuk pengkapuran tulang, sekaligus untuk kesehatan jantung, katarak dan asam urat.

Selengkapnya .

Mahkota Dewa

Mencegah kanker, hipertensi, diabetes, dan asam urat.

Selengkapnya .

Majaan / Majakani

Kuatkan vagina (kuat menjepit)

Selengkapnya . .

Manggis (kulit buah manggis)

Antioksidan, juga membantu kesembuhan penyakit jantung, ginjal, stroke, dan belakangan untuk pengobatan HIV/AIDS. Masih ada lagi 34 macam manfaat untuk peningkatan kesehatan dari kulit buah manggis.

Selengkapnya .

Mengkudu 

Atasi hipertensi (darah Tinggi, radang empedu) dll.

Selengkapnya .

Merica Hitam  

Atasi rematik, redakan rasa sakit dipersendian, penambah stamina.

Selanjtunya .

Mimba 

Dikenal sebagai penurun gul darah, sekaligus pencegh malaria, jerawat dan kanker .

Selengkapnya ,

Pala 

Atasi Insomnia, dan parkison .

Selengkapnya .

Pare / Paria

Pencegah sel kanker pangkreas, penurun kadar gula, pembersih darah, pelancar pencernakan dan pencegah ashma.

Selengkapnya .

Pasak bumi

Peningkatan stamina pria (obat kuat, memproduksi testosteron, mencegah impotensi, pengencangan otot dan kulit, sistem kekebalan tubuh.

Selengkapnya .

Pegagan  

Cegah / obati Vertigo, nutrisi otak dan penguat sel otak .

 

Selengkapnya .

Petai  

Pete bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon, payudara, prostat, paru-paru dan pankreas.

Selengkapnya .

Petai cina

Herbal seks, jika dikombinassi dengan merica hitam . Manfaat lain untuk mencegah cacingan.

Selengkapnya ..

Pronojiwo  

Sebagai aprodiak, yaitu untuk penambah staminia. Sangat cocok dikonsumsi untuk pria yang ingin meningkatkan stamina seksualnya.

Selengkapnya .

Purwaceng   .

Purwaceng sangat terkenal dengan sebutan Viagranya Indonesia. Sebagai obat kuat laki-laki.

Selengkapnya .

Rumput mutiara

Anti radang seperti radang amandel, radang tenggorokan, dan radang panggul.

Selengkapnya ..

Sambiloto 

Penyembuhan diabetes, penurunkan kadar gula darah, kekebalan tubuh, radang amandel, infeksi salauran empedu dll.

Selengkapnya . .

Sarang Semut

Antioksidan  dalam menangkal radikl bebas, Antikanker, mengatasi rematik, asam urat, dn membntu kesehatan jantung dan bocor jantung.

Selengkapnya  .

Sendok (daun sendok)

Membantu penyembuhan penyakit kuning, saluran kemih, disentri, gangguan mata, obat kuat,

Selengkapnya ..

Sidaguri  

Mengatasi asam urat tinggi.

Selengkapnya ..

Sirih Hitam  

Cuci darah, & Perbaikan aliran darah ke jantung.

Selengkapnya  .

Sirih merah

Perbaikan dan penyembuhan ginjal, radang prostat, mencegah liver, hepatitis, diabetes M, nyeri sendi, anti oksidan.

Selengkapnya .

Sirsak (daun sirsak)

Atasi Tumor dan Kanker termasuk kanker payudara, servik, kista dll.

Selengkapnya .

Srigunggu 

Atasi sinusitis, jernihkan suara.

Selengkapnya ..

Sukun (daun sukun)

Penguat Ginjal dan jantung. Mencegah serangan jantung serangan iskemik akut (kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung).

Selengkapnya .

Tapak liman

Atasi jenis- jenis peradangan.

Selengkapnya .

Tempuyung 

Peluruh Batu Ginjal dan Kencing Batu, Juga Obat Asam Urat.

Selengkapnya .

Temulawak 

Bermanfaat untuk Peluruh batu empedu Peluruh batu ginjal, Penyembuhan penyakit kuning, Penurun Kolestrol, Pelancar Pencernakan, Penurun Panas.

Selengkapnya ..

Temumangga 

Untuk pengobati nyeri  haid, keputihan, jerawat, dan mengecilkaan rahim setelah melahirkan,

Selengkapnya ...

Tribulus  

Meningkatkan gairah seks (libido) pria, mengatasi ejakulasi dini, produksi testosteron secara alami, menguatkan otot dan stamina pria.

Selengkapnya ..

Yakon  

Meningkatkan insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah.

Selengkapnya ..

 

Herbal Life Indonesia merupakan corporate yang mengkhususkan diri untuk menyediakan  herbal murah, standard departemen kesehatan, baik berdasarkan temuan penelitian, maupun kenyataan / pengalaman langsung yang telah dialami oleh pasien yang sembuh dan tertolong dengan herbal.

Herbal Life Indonesia juga menjunjung tinggi kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan baik itu distributor / agent ataupun konsumen langsung, terutama untuk menjalankan amanah : memberikan produk herbal yang berkualitas, asli / murni, dan juga kecepatan pengiriman kepada pelanggan kami.

Oleh karenanya kami memberikan Jaminan bahwa produk yang dibeli dari Herbal Life merupakan produk asli sesuai dengan spesifikasi yang dicantumkan pada setiap keterangan dalam web ini maupun informasi lainnya yang resmi dikeluarkan oleh Herbal Life Indonesia

 

 

Back

Kanker Payudara

 

Kanker Payudara : Pengertian, Gejala dan Pencegahan

Kanker payudara (Carcinoma mammae) dalam bahasa inggrisnya disebut breast cancer merupakan kanker pada jaringan payudara. Kanker ini paling umum menyerang wanita, walaupun laki-laki juga punya potensi terkena akan tetapi kemungkinan sangat kecil dengan perbandingan 1 diantara 1000.

Kanker ini terjadi karena pada kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali, atau kanker payudara sering didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma.

Penyakit ini diklasifikasikan Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam urutan 17.


Fase

Penyebaran penyakit ini sering disebut dengan isntilah Transformasi, sebagai fase pertumbuhan penyakit, yaitu terdiri dari fase inisiasi dan fase Promosi, dan fase metastasis
Fase inisiasi

Pada tahap inisiasi terjadi suatu perubahan dalam bahan genetik sel yang memancing sel menjadi ganas. Perubahan dalam bahan genetik sel ini disebabkan oleh suatu agen yang disebut karsinogen, yang bisa berupa bahan kimia, virus, radiasi (penyinaran) atau sinar matahari. Tetapi tidak semua sel memiliki kepekaan yang sama terhadap suatu karsinogen. Kelainan genetik dalam sel atau bahan lainnya yang disebut promotor, menyebabkan sel lebih rentan terhadap suatu karsinogen. Bahkan gangguan fisik menahunpun bisa membuat sel menjadi lebih peka untuk mengalami suatu keganasan.

Progesteron, sebuah hormon yang menginduksi ductal side-branching pada kelenjar payudara dan lobualveologenesis pada sel epitelial payudara, diperkirakan berperan sebagai aktivator lintasan tumorigenesis pada sel payudara yang diinduksi oleh karsinogen. Progestin akan menginduksi transkripsi regulator siklus sel berupa siklin D1 untuk disekresi sel epitelial. Sekresi dapat ditingkatkan sekitar 5 hingga 7 kali lipat dengan stimulasi hormon estrogen, oleh karena estrogen merupakan hormon yang mengaktivasi ekspresi pencerap progesteron pada sel epithelial. Selain itu, progesteron juga menginduksi sekresi kalsitonin sel luminal dan morfogenesis kelenjar
Fase promosi

Pada tahap promosi, suatu sel yang telah mengalami inisiasi akan berubah menjadi ganas. Sel yang belum melewati tahap inisiasi tidak akan terpengaruh oleh promosi. Karena itu diperlukan beberapa faktor untuk terjadinya keganasan (gabungan dari sel yang peka dan suatu karsinogen).
Fase metastasis

Metastasis menuju ke tulang merupakan hal yang kerap terjadi pada kanker payudara, beberapa diantaranya disertai komplikasi lain seperti simtoma hiperkalsemia, pathological fractures atau spinal cord compression. Metastasis demikian bersifat osteolitik, yang berarti bahwa osteoklas hasil induksi sel kanker merupakan mediator osteolisis dan mempengaruhi diferensiasi dan aktivitas osteoblas serta osteoklas lain hingga meningkatkan resorpsi tulang.

Tulang merupakan jaringan unik yang terbuat dari matriks protein yang mengandung kalsium dengan kristal hydroxyappatite sehingga mekanisme yang biasa digunakan oleh sel kanker untuk membuat ruang pada matriks ekstraselular dengan penggunaan enzim metaloproteinase matriks tidaklah efektif. Oleh sebab itu, resorpsi tulang yang memungkinkan invasi neoplastik terjadi akibat interaksi antara sel kanker payudara dengan sel endotelial yang dimediasi oleh ekspresi VEGF. VEGF merupakan mitogen angiogenik positif yang bereaksi dengan sel endotelial. Tanpa faktor angiogenik negatif seperti angiostatin, sel endotelial yang berinteraksi dengan VEGF sel kanker melalui pencerap VEGFR-1 dan VEGFR-2, akan meluruhkan matriks ekstraselular, bermigrasi dan membentuk tubulus.


Gejala klinis

Ada beberapa Gejala secara klinis kanker payudara dapat berupa:
Benjolan pada payudara

Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, semakin lama akan semakin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.
Erosi atau eksema puting susu

Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d’orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu semakin lama akan semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. Ciri-ciri lainnya antara lain:
Pendarahan pada puting susu;

Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul apabila tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau bila sudah muncul metastase ke tulang-tulang. Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh (Handoyo, 1990).

Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut

terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara);
adanya nodul satelit pada kulit payudara;
kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;
terdapat model parasternal;
terdapat nodul supraklavikula;
adanya edema lengan;
adanya metastase jauh;
serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.

Keluarnya cairan (Nipple discharge)

Nipple discharge adalah keluarnya cairan dari puting susu secara spontan dan tidak normal. Cairan yang keluar disebut normal apabila terjadi pada wanita yang hamil, menyusui dan pemakai pil kontrasepsi. Seorang wanita harus waspada apabila dari puting susu keluar cairan berdarah cairan encer dengan warna merah atau coklat, keluar sendiri tanpa harus memijit puting susu, berlangsung terus menerus, hanya pada satu payudara (unilateral), dan cairan selain air susu.
Faktor-faktor penyebab
Faktor risiko

Menurut Moningkey dan Kodim, penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya:

Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.
Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas.
Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis, fibroadenoma, dan fibrosis, tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Pada hiperplasis dan papiloma, risiko sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko meningkat hingga 5 kali.
Obesitas: Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.
Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Willet dkk. melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun
Radiasi: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.
Riwayat keluarga dan faktor genetik: Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen kerentanan terhadap kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun. Faktor Usia sangat berpengaruh -> sekitar 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun. Resiko terbesar usia 75 tahun.

Faktor Genetik

Kanker peyudara dapat terjadi karena adanya beberapa faktor genetik yang diturunkan dari orangtua kepada anaknya. Faktor genetik yang dimaksud adalah adanya mutasi pada beberapa gen yang berperan penting dalam pembentukan kanker payudara gen yang dimaksud adalah beberapa gen yang bersifat onkogen dan gen yang bersifat mensupresi tumor.

Gen pensupresi tumor yang berperan penting dalam pembentukan kanker payudara diantaranya adalah gen BRCA1 dan gen BRCA2.
Pengobatan kanker

Ada beberapa pengobatan kanker payudara secara klinis medis yang penerapannya banyak tergantung pada stadium klinik penyakit (Tjindarbumi, 1994), yaitu:
Mastektomi

Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara. Ada 3 jenis mastektomi (Hirshaut & Pressman, 1992):

Modified Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara, jaringan payudara di tulang dada, tulang selangka dan tulang iga, serta benjolan di sekitar ketiak.
Total (Simple) Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara saja, tetapi bukan kelenjar di ketiak.
Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan sebagian dari payudara. Biasanya disebut lumpectomy, yaitu pengangkatan hanya pada jaringan yang mengandung sel kanker, bukan seluruh payudara. Operasi ini selalu diikuti dengan pemberian radioterapi. Biasanya lumpectomy direkomendasikan pada pasien yang besar tumornya kurang dari 2 cm dan letaknya di pinggir payudara.

Radiasi

Penyinaran/radiasi adalah proses penyinaran pada daerah yang terkena kanker dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma yang bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah operasi (Denton, 1996). Efek pengobatan ini tubuh menjadi lemah, nafsu makan berkurang, warna kulit di sekitar payudara menjadi hitam, serta Hb dan leukosit cenderung menurun sebagai akibat dari radiasi.
Kemoterapi

Kemoterapi adalah proses pemberian obat-obatan anti kanker atau sitokina dalam bentuk pil cair atau kapsul atau melalui infus yang bertujuan membunuh sel kanker melalui mekanisme kemotaksis. Tidak hanya sel kanker pada payudara, tapi juga di seluruh tubuh (Denton, 1996). Efek dari kemoterapi adalah pasien mengalami mual dan muntah serta rambut rontok karena pengaruh obat-obatan yang diberikan pada saat kemoterapi.


Lintasan metabolisme

Asam bifosfonat merupakan senyawa penghambat aktivitas osteoklas dan resorpsi tulang yang sering digunakan untuk melawan osteoporosis yang diinduksi oleh ovarian suppression, hiperkalsemia dan kelainan metabolisme tulang, menunjukkan efektivitas untuk menurunkan metastasis sel kanker payudara menuju tulang.[17] Walaupun pada umumnya asupan asam bifosfonat dapat ditoleransi tubuh, penggunaan dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping seperti osteonekrosis dan turunnya fungsi ginjal.

CT dapat menginduksi sel kanker payudara untuk memproduksi cAMP dan menghambat perkembangan sel kanker.[19] Molekul cAMP tersebut terbentuk dari ekspresi pencerap CT yang terhubung adenylate cyclase oleh paling tidak satu buah guanine nucleotide-binding protein. Respon cAMP terhadap CT dapat menurun ketika sel terinkubasi senyawa mitogenik berupa 17beta-estradiol dan EGF; dan meningkat seiring inkubasi senyawa penghambat pertumbuhan seperti tamoxifen dan 1,25(OH)2D3; serta oligonukleotida dan proto-onkogen c-myc. Namun penggunaan tamoxifen meningkatkan risiko terjadi polip endometrial, hiperplasia dan kanker, melalui mekanisme adrenomedulin.

Respon berupa produksi cAMP yang kuat, tidak ditemukan pada senyawa selain CT. Senyawa efektor adenylate cyclase seperti forskolin dan senyawa beta-adrenergic receptor agonist seperti isoproterenol hanya menghasilkan sedikit produksi cAMP.

Pada sel MDA-MB-231, CT akan menginduksi fosforilasi c-Raf pada serina posisi ke 259 melalui lintasan protein kinase A dan menyebabkan terhambatnya fosforilasi ERK1/2 yang diperlukan bagi kelangsungan hidup sel MDA-MB-231,[21] dan menghambat ekspresi mRNA uPA yang diperlukan sel MDA-MB-231 untuk invasi dan metastasis. Walaupun demikian kalsitonin tidak mempunyai efek yang signifan untuk menghambat proliferasi sel MCF-7. Apoptosis sel MDA-MB-231 juga diinduksi oleh asam lipoat yang menghambat fosforilasi Akt dan mRNA AKT, aktivitas Bcl-2 dan protein Bax, MMP-9 dan MMP-2, serta meningkatkan aktivitas kaspase-3.


Strategi pencegahan

Pada prinsipnya, strategi pencegahan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu pencegahan pada lingkungan, pada pejamu, dan milestone. Hampir setiap epidemiolog sepakat bahwa pencegahan yang paling efektif bagi kejadian penyakit tidak menular adalah promosi kesehatan dan deteksi dini. Begitu pula pada kanker payudara, pencegahan yang dilakukan antara lain berupa:
Pencegahan primer

Pencegahan primer pada kanker payudara merupakan salah satu bentuk promosi kesehatan karena dilakukan pada orang yang “sehat” melalui upaya menghindarkan diri dari keterpaparan pada berbagai faktor risiko dan melaksanakan pola hidup sehat. Pencagahan primer ini juga bisa berupa pemeriksaan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) yang dilakukan secara rutin sehingga bisa memperkecil faktor risiko terkena kanker payudara.


Pencegahan sekunder

Pencegahan sekunder dilakukan terhadap individu yang memiliki risiko untuk terkena kanker payudara. Setiap wanita yang normal dan memiliki siklus haid normal merupakan populasi at risk dari kanker payudara. Pencegahan sekunder dilakukan dengan melakukan deteksi dini. Beberapa metode deteksi dini terus mengalami perkembangan. Skrining melalui mammografi diklaim memiliki akurasi 90% dari semua penderita kanker payudara, tetapi keterpaparan terus-menerus pada mammografi pada wanita yang sehat merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Karena itu, skrining dengan mammografi tetap dapat dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan antara lai

Wanita yang sudah mencapai usia 40 tahun dianjurkan melakukan cancer risk assessement survey.
Pada wanita dengan faktor risiko mendapat rujukan untuk dilakukan mammografi setiap tahu.
Wanita normal mendapat rujukan mammografi setiap 2 tahun sampai mencapai usia 50 tahun.

Foster dan Constanta menemukan bahwa kematian oleh kanker payudara lebih sedikit pada wanita yang melakukan pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dibandingkan yang tidak. Walaupun sensitivitas SADARI untuk mendeteksi kanker payudara hanya 26%, bila dikombinasikan dengan mammografi maka sensitivitas mendeteksi secara dini menjadi 75%


Pencegahan tertier

Pencegahan tertier biasanya diarahkan pada individu yang telah positif menderita kanker payudara. Penanganan yang tepat penderita kanker payudara sesuai dengan stadiumnya akan dapat mengurangi kecatatan dan memperpanjang harapan hidup penderita. Pencegahan tertier ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderita serta mencegah komplikasi penyakit dan meneruskan pengobatan. Tindakan pengobatan dapat berupa operasi walaupun tidak berpengaruh banyak terhadap ketahanan hidup penderita. Bila kanker telah jauh bermetastasis, dilakukan tindakan kemoterapi dengan sitostatika. Pada stadium tertentu, pengobatan yang diberikan hanya berupa simptomatik dan dianjurkan untuk mencari pengobatan alternatif.


Pengobatan dan Pencegahan dengan Herbal

Pengobatan maupun pencegahan selain secara medis klinis, juga dilakukan dengan alternatif dengan menggunakan herbal kapsul daun sirsak, bisa juga dengan keladi tikus.

 

Kanker Payudara

Solusi herbal 

Daun Sirsak

 

 

Keladi Tikus

 

Ragam Produk HLI

Teh Celup

Teh  Celup Jati Cina

Pelangsing dan membantu menurunkan berat badan, melancarkan BAB, menurunkan kolestrol, menghilangkan perut buncit karena timbunan lemah.

Selengkapnya .

Teh Celup Daun Kelor

Daun kelor sangat efektif menyembuhkan dan membantu penyembuhan diabetes Millitus (DM), dimana hasil tersebut telah dilakukan penelitian dan pengujian medis.

Selengkapnya  .

Teh Celup Kulit Buah Manggis

Antioksidan, juga membantu kesembuhan penyakit jantung, ginjal, stroke, dan belakangan untuk pengobatan HIV/AIDS. Masih ada lagi 34 macam manfaat untuk peningkatan kesehatan dari kulit buah manggis.

Selengkapnya .

Teh Celup Pegagan

Cegah / obati Vertigo, nutrisi otak dan penguat sel otak.

Selengkapnya .

Teh Celup daun sirsak

Atasi Tumor dan Kanker termasuk kanker payudara, servik, kista dll.

Selengkapnya .

Teh Celup Daun Sukun

Penguat Ginjal dan jantung. Mencegah serangan jantung serangan iskemik akut (kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung).

Selengkapnya .

Teh Celup Temulawak

Peluruh Batu Ginjal dan Kencing Batu, Juga Obat Asam Urat.

Selengkapnya .

Teh Celup Yakon - Daun Insulin

Meningkatkan insulin dan menurunkan kadar gula dalam tubuh.

Selengkapnya .

 

Produk Lainnya

Bedan Lulur Alami

Memperhalus tubuh sehingga nampak ayu alami.

Selengkapnya  .

Beras Angkak (Beras Merah Cina)

Meningkatkan trombosit penderita demam berdarah, pencegah demam berdarah, dan penurun kolestrol.

Selengkapnya .

Pengobatan Ambien Tanpa Operasi

Pengobatan ambeien dengan cara herbal tanpa operasi.

Selengkapnya...

Pengobatan Mata Holistik

Mengobati mata dengan pembersihan mata secara alamiah, serta mengembalikan mata normal secara alami.

Selengkapnya....

 

Ngobrol Dengan Kami

Status YM

iswanto_hli

Peluang Maklon

Anda bisa menjadi wirausawan/ti di bidang herbal. Kami membuka kesempatan untuk anda memiliki merk / brand sendiri dengan produk-produk kami yang berkualitas.

Selengkapnya  .

Drop Shipping

Anda ingin mengirimkan produk HLI untuk pelanggan anda, orang tua, atau kerabat lainnya.

Selengkapnya  .

 

Jenis Penyakit Anda dan Solusi Herbal

A Alergi .   Keropos Tulang (Osteoporosis)
  Alzeimer   Kista
  Amandel   Kolestrol 
   Ambeien  L Lambung 
   Antioksidan   Lemah
  Asam Urat  

Syahwat

 

Asma

 

Lepra 

B

Batuk

 

Limfe

  Bronchitis M Maag
C

Cacingan

  Mempercepat kesembuhan
 

Campak

  Mimisan 
D

Darah dan jenis penyakitnya

  Murobial 
N Napsu Makan
  Diabetes   Nutrisi Otak
  Diare  0 Obat Kuat
  Disentri  

Organ Wanita

E

Empedu

P Payudara
 

Batu kandung empedu

 

Kanker payudara

Pegal Linu

 

Radang empedu

  Pelangsing Tubuh
 

Encok 

  Pencahar
G Ginjal   Perut Buncit
  Gondong (Parotitis)   Pinggang
R Radang
 

Gusi Berdarah

 

Rahim

Kanker Rahim

H Haid   Radang rahim
 

Nyeri Haid (Endometriosis)

Haid Tidak teratur

 

Rektum\Reumatik   

 

Hepatitis

Serosis hati

S Saluran Cerna
  Hipertensi   Maag, Kanker usus besar, kanker usus halus)

I

Infeksi    Sariawan
  Infeksi Kandung Kemih   Sekresi air seni
  Infeksi Saluran kemih   Sembelit
  Infeksi Saluran Cerna   Sirosis hati
J Jantung   Sistem kekebalan tubuh
Jerawat   (Stroke
K Kanker T Telinga
  Kanker Kolon - Klorektal   Tenggorokan 
 

Kanker Kulit
Kanker leher rahim

  Tuberkolusis 
  Kanker Paru-paru   Typus . 
  Kanker payudara
Kanker prostat
U Usus .
  Kemih - Infeksi kandung kemih V Varises 
  Kencing Batu   Vertigo 
  Keputihan    


 

LINK

copyrights2011 Herbal Life Indonesia

www.hlindo.com / www.hli.web.id