Penyedia herbal 100% murni bahan tunggal

Home ׀ Produk  ׀ Pembelian ׀ Kedistributoran ׀ Peluang Maklon ׀   OEM ׀   Peluang sebagai Perwakilan Layanan ׀   Drop Shipping  ׀ Trust Us ׀ F.O.Q ׀ Kontak Kami ׀ Pesan Produk ׀  Blog
 

Kami, pihak manajemen Herbal Life Indonesia (HLI)  Patut bersyukur karena kehadiran produk-produk HLI  yang tetap menjaga kualitas dan JAMINAN  100% BAHAN MURNI DARI BAHAN  TUNGGAL telah mendapat apresiasi dari konsumen dengan bukti banyak meningkatkan kesehatan mereka dan membawa kesembuhan penyakit yang dideritanya. Sehingga kami TETAP MEMPERTAHANKAN KEMURNIAN HERBAL DARI BAHAN TUNGGAL

Semua produk kami merupakan produk harga pabrikan, silahkan jika ingin mendapatkan harga pabrikan dan menjadi distributor. GARANSI PRODUK 100% MURNI ALAMI

English Site

Herbal Life Indonesia is a corporate supply Indonesia herbs with 100% pure of unicameral material both crated in bottle, simplisia and herbs bean. All of them in 100% unicameral herbs, in warrantee and secured.

Available many herb kinds such as moringga, mangosteen (rind of mangosteen), soursop leaf, and others.

More >>

 

  Penyakit dan Solusi Herbalnya Klik..

Penyakit dan Solusi Herbalnya

Antioksidan
Solusi Herbal Sebagai Antioksidan
Kulit Manggis    Kunir Putih
 

Sirih Merah    Yakon   (untuk Antioksidan Hati)

 


 

 

 

Hot Product

Kapsul Kulit Buah Manggis

 

 Kapsul  Daun Sirsak

Kapsul daun Kelor

Kapsul Bawang Lanang

Kapsul Sirih Merah

Beras Merah Cina

(Angkak)

Asam Urat Tinggi Atasi dengan  Kapsul Sidaguri

Ragam Produk HLI

Kapsul

Akar daruju

Pengobatan Radang hati (Hepatitis) Akut dan Kronis, Pembesaran hati dan limpa (hepato splemomegal),                                        Selengkapnya..

Alang-alang

Atasi darah tinggi, sakit kepala, hepatitis, penambah darah, neropati, peluruh kencing, kencing darah, kencing nanah, dan penyakit ginjal.

Selengkapnya  .

Bawang Lanang

Mengatasi hipertensi, stroke dan tuberkolusis

Selengkapnya .

Bidara upas

Perbaikan dan pengobatan Saluran cerna (mag, lambung dan sejenisnya).

Selengkapnya .

Binahong

Membantu kecepatan kesembuhan pasca operasi atau luka dalam.

Selengkapnya .

Daun Dewa

Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah.

Selengkapnya .

Daun salam

Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah.

Selengkapnya .

Daun ungu

Atasi ambeien / wasir .

Selengkapnya .

Delima

Mengatasi keputihan pada wanita, meredakan pendarahan, mencegah dan mengobati radang lambung, mengobati sakit perut, prolaps rektrum (keluarnya kokasa dari anus), mengatasi radang tenggorokan, mengatasi radang telinga.

Selengkapnya .

Gingseng Korea

Aprodisiak (perangsang daya seksual), Pembangkit tenaga, Menurunkan kadar gula penderita diabetes, Mencegah perkembangan kanker.

Selengkapnya 

Jahe Merah

Vitalitas tubuh dan Gairah Seks.

Selengkapnya .

Jati cina

Pelangsing dan membantu menurunkan berat badan, melancarkan BAB, menurunkan kolestrol, menghilangkan perut buncit karena timbunan lemah.

Selengkapnya .

Jinten HItam

Herbal anjuran yang ada diberbagai kitap suci.

Selengkapnya .

Kayu manis

Mengatasi kaitan dengan saluran kencing, dan empedu.

Selengkapnya .

Keji beling

Penghancur dan pelarut Batu Ginjal.

Selengkapnya  .

Keladi tikus

Tumbuhan sangat berguna untuk penderita sakit kanker.

Selengkapnya .

Kelor (daun kelor)

Daun kelor sangat efektif menyembuhkan dan membantu penyembuhan diabetes Millitus (DM), dimana hasil tersebut telah dilakukan penelitian dan pengujian medis.

Selengkapnya .

Kumis kucing

Mengatasi sekitar saluran kencing, dan empedu.

Selengkapnya .

Kunir Putih

Pengobatan / Pencegahan kanker, gangguan pencernakan, antioksidan, anti radang.

Selengkapnya .

Kunyit hitam

Solusi untuk pengkapuran tulang, sekaligus untuk kesehatan jantung, katarak dan asam urat.

Selengkapnya .

Mahkota Dewa

Mencegah kanker, hipertensi, diabetes, dan asam urat.

Selengkapnya .

Majaan / Majakani

Kuatkan vagina (kuat menjepit)

Selengkapnya . .

Manggis (kulit buah manggis)

Antioksidan, juga membantu kesembuhan penyakit jantung, ginjal, stroke, dan belakangan untuk pengobatan HIV/AIDS. Masih ada lagi 34 macam manfaat untuk peningkatan kesehatan dari kulit buah manggis.

Selengkapnya .

Mengkudu 

Atasi hipertensi (darah Tinggi, radang empedu) dll.

Selengkapnya .

Merica Hitam  

Atasi rematik, redakan rasa sakit dipersendian, penambah stamina.

Selanjtunya .

Mimba 

Dikenal sebagai penurun gul darah, sekaligus pencegh malaria, jerawat dan kanker .

Selengkapnya ,

Pala 

Atasi Insomnia, dan parkison .

Selengkapnya .

Pare / Paria

Pencegah sel kanker pangkreas, penurun kadar gula, pembersih darah, pelancar pencernakan dan pencegah ashma.

Selengkapnya .

Pasak bumi

Peningkatan stamina pria (obat kuat, memproduksi testosteron, mencegah impotensi, pengencangan otot dan kulit, sistem kekebalan tubuh.

Selengkapnya .

Pegagan  

Cegah / obati Vertigo, nutrisi otak dan penguat sel otak .

 

Selengkapnya .

Petai  

Pete bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon, payudara, prostat, paru-paru dan pankreas.

Selengkapnya .

Petai cina

Herbal seks, jika dikombinassi dengan merica hitam . Manfaat lain untuk mencegah cacingan.

Selengkapnya ..

Pronojiwo  

Sebagai aprodiak, yaitu untuk penambah staminia. Sangat cocok dikonsumsi untuk pria yang ingin meningkatkan stamina seksualnya.

Selengkapnya .

Purwaceng   .

Purwaceng sangat terkenal dengan sebutan Viagranya Indonesia. Sebagai obat kuat laki-laki.

Selengkapnya .

Rumput mutiara

Anti radang seperti radang amandel, radang tenggorokan, dan radang panggul.

Selengkapnya ..

Sambiloto 

Penyembuhan diabetes, penurunkan kadar gula darah, kekebalan tubuh, radang amandel, infeksi salauran empedu dll.

Selengkapnya . .

Sarang Semut

Antioksidan  dalam menangkal radikl bebas, Antikanker, mengatasi rematik, asam urat, dn membntu kesehatan jantung dan bocor jantung.

Selengkapnya  .

Sendok (daun sendok)

Membantu penyembuhan penyakit kuning, saluran kemih, disentri, gangguan mata, obat kuat,

Selengkapnya ..

Sidaguri  

Mengatasi asam urat tinggi.

Selengkapnya ..

Sirih Hitam  

Cuci darah, & Perbaikan aliran darah ke jantung.

Selengkapnya  .

Sirih merah

Perbaikan dan penyembuhan ginjal, radang prostat, mencegah liver, hepatitis, diabetes M, nyeri sendi, anti oksidan.

Selengkapnya .

Sirsak (daun sirsak)

Atasi Tumor dan Kanker termasuk kanker payudara, servik, kista dll.

Selengkapnya .

Srigunggu 

Atasi sinusitis, jernihkan suara.

Selengkapnya ..

Sukun (daun sukun)

Penguat Ginjal dan jantung. Mencegah serangan jantung serangan iskemik akut (kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung).

Selengkapnya .

Tapak liman

Atasi jenis- jenis peradangan.

Selengkapnya .

Tempuyung 

Peluruh Batu Ginjal dan Kencing Batu, Juga Obat Asam Urat.

Selengkapnya .

Temulawak 

Bermanfaat untuk Peluruh batu empedu Peluruh batu ginjal, Penyembuhan penyakit kuning, Penurun Kolestrol, Pelancar Pencernakan, Penurun Panas.

Selengkapnya ..

Temumangga 

Untuk pengobati nyeri  haid, keputihan, jerawat, dan mengecilkaan rahim setelah melahirkan,

Selengkapnya ...

Tribulus  

Meningkatkan gairah seks (libido) pria, mengatasi ejakulasi dini, produksi testosteron secara alami, menguatkan otot dan stamina pria.

Selengkapnya ..

Yakon  

Meningkatkan insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah.

Selengkapnya ..

 

Herbal Life Indonesia merupakan corporate yang mengkhususkan diri untuk menyediakan  herbal murah, standard departemen kesehatan, baik berdasarkan temuan penelitian, maupun kenyataan / pengalaman langsung yang telah dialami oleh pasien yang sembuh dan tertolong dengan herbal.

Herbal Life Indonesia juga menjunjung tinggi kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan baik itu distributor / agent ataupun konsumen langsung, terutama untuk menjalankan amanah : memberikan produk herbal yang berkualitas, asli / murni, dan juga kecepatan pengiriman kepada pelanggan kami.

Oleh karenanya kami memberikan Jaminan bahwa produk yang dibeli dari Herbal Life merupakan produk asli sesuai dengan spesifikasi yang dicantumkan pada setiap keterangan dalam web ini maupun informasi lainnya yang resmi dikeluarkan oleh Herbal Life Indonesia

 

 

Back

Antoksidan 

 

RADIKAL BEBAS DAN ANTIOKSIDAN

 

 

APA ITU RADIKAL BEBAS ?

 

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain.

 

Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain.

 

Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung dan kanker. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan.

 

 

Sebenarnya, tubuh manusia dapat menetralisir radikal bebas ini, hanya saja bila jumlahnya terlalu berlebihan, maka kemampuan untuk menetralisirnya akan semakin berkurang. Merokok, misalnya, adalah kegiatan yang secara sengaja memasukkan berbagai racun kimiawi yang bersifat radikal bebas ke dalam tubuh. Tubuh manusia didesain untuk menerima asupan yang bersifat alamiah, sehingga bila menerima masukan seperi asap rokok, akan berusaha untuk mengeluarkan berbagai racun kimiawi ini dari tubuh melalui proses metabolisme, tetapi proses metabolisme ini pun sebenarnya menghasilkan radikal bebas. Pada intnya, kegiatan merokok sama sekali tidak berguna bagi tubuh, walau pun dapat ditemui perokok yang berusia panjang.

 

 

Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga timbullah sel-sel mutan. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker.

 

Tubuh manusia, sesungguhnya dapat menghasilkan antioksidan tetapi jumlahnya sering sekali tidak cukup untuk menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Atau sering sekali, zat pemicu yang diperlukan oleh tubuh untuk menghasilkan antioksidan tidak cukup dikonsumsi. Salah satu antioksidan yang sangat kuat, hanya saja, tubuh memerlukan asupan vitamin C sebesar 1.000 mg untuk memicu tubuh menghasilkan glutahione ini. Keseimbangan antara antioksidan dan radikal bebas menjadi kunci utama pencegahan stres oksidatif dan penyakit-penyakit kronis yang dihasilkannya.

 

Sumber radikal bebas

 

Sumber radikal bebas, baik endogenus maupun eksogenus terjadi melalui sederetan mekanisme reaksi. Yang pertama pembentukan awal radikal bebas (inisiasi), lalu perambatan atau terbentuknya radikal baru (propagasi), dan tahap terakhir (terminasi), yaitu pemusnahan atau pengubahan menjadi radikal bebas stabil dan tak reaktif.

 

 

Penjelasan mengenai sumber radikal bebas endogenus ini sangat bervariasi. Sumber endogenus dapat melewati autoksidasi, oksidasi enzimatik, fagositosis dalam respirasi, transpor elektron di mitokondria, oksidasi ion-ion logam transisi, atau melalui ischemic. Autoksidasi adalah senyawa yang mengandung ikatan rangkap, hidrogen alilik, benzilik atau tersier yang rentan terhadap oksidasi oleh udara. Contohnya lemak yang memproduksi asam butanoat, berbau tengik setelah bereaksi dengan udara. Oksidasi enzimatik menghasilkan oksidan asam hipoklorit. Di mana sekitar 70-90 % konsumsi O2 oleh sel fagosit diubah menjadi superoksida dan bersama dengan `OH serta HOCl membentuk H2O2 dengan bantuan bakteri. Oksigen dalam sistem transpor elektron menerima 1 elektron membentuk superoksida. Ion logam transisi, yaitu Co dan Fe memfasilitasi produksi singlet oksigen dan pembentukan radikal `OH melalui reaksi Haber-Weiss: H2O2 + Fe2+ —> `OH + OH- + Fe3 +. Secara singkat, xantin oksida selama ischemic menghasilkan superoksida dan xantin. Xantin yang mengalami produksi lebih lanjut menyebabkan asam urat.

 

 

 

Sedangkan sumber eksogenus radikal bebas yakni berasal dari luar sistem tubuh, diantaranya sinar UV. Sinar UVB merangsang melanosit memproduksi melanin berlebihan dalam kulit, yang tidak hanya membuat kulit lebih gelap, melainkan juga berbintik hitam. Sinar UVA merusak kulit dengan menembus lapisan basal.

 

TIMBULNYA RADIKAL BEBAS PADA AKTIVITAS OLAHRAGA

 

Pada aktivitas fisik akan terjadi peningkatan konsumsi oksigen sampai 20 kali, hal ini disebabkan meningkatnya kebutuhan ATP, sedangkan persediaan ATP yang ada di intra seluler sangat terbatas. Sehingga akan terjadi terus menerus proses pembentuka ATP melalui proses oksidasi. Krebcycle, dan electron transport sistim. Pembentukan ATP memerlukan oksigen yang akan menerima electron pada saat intensitas aktivitas fisik naik maka kebutuhan oksigen untuk proses pembentukan ATP akan menjadi tinggi. ATP merupakan seumber energy yang langsung dapat di gunakan untuk kontraksi otot dalam aktivitas.

 

 

Aktivitas fisik akan timbul senyawa oksigen reaktif. Senyawa oksigen reaktif berasal dari oksigen suatu senyawa yang dibutuhkan oleh semua organism aerobic termasuk manusia. Sebagian berbentuk radikal bebas seperti radikal hidroksil,radikal peroksil,ion superoksida.

 

Radikal bebas oksigen akan terbentuk pada metabolism yang normal. Pada proses fosforilasi oksidatif dan serangkaian reaksi pada metokondria akan terjadi pembentukan radikal bebas. Mitokondria adalah salah satu gudan atau pabrikpembuat \atp. ATP merupakan satu-satunya senyawa kimia berenergi tinggi yang dapat memberikan energy untuk semua fungsi dalam tubuh, selama intensitas aktivitas fisik meningkat kebutuhan energy juga akan meningkat,sehingga meningkatkan aliran elktron menuju rantai elketron di mitokondria. Tekanan parsial local oksigen akan menurun,akibatnya terjadi peningkatan kecepatan reaksi antara molekul oksigen,hydrogen dan tingginya penurunan yang sebanding dengan rantai transport electron selama aktivitas yang akan berakibat terjadi hutang oksigen. Dalam hal tertentu pengalihan electron tersebut berjalan kurang sempurna sehingga terjadi senyawa-senyawa oksigen yang sangat berbahaya,yang akan merusak sel apabila tak diredam. Hal seperti itu yang disebut oxidative stress.

 

 

AKIBAT RADIKAL BEBAS YANG BERLEBIHAN ?

 

Radikal bebas dapat merusak berbagai senyawa kimia yaitu asam amino bebas,protein,lipoprotein,didrat aran lipid, asam nukleat dan terganggunya fungsi:

  1. Membrane sel teutama komponen penyusun membrane yang berupa asam lemak tak jenuh,merupakan bagian dari fosolipid glikolipid dan kolesterol. Asam lemak tak jenuh sangat mudah di ikat oleh radikal bebas dengan membentuk suatu radikal bebas lipida. Dalam suasana aerob radikal bebas lipida bereaksi dengan molekul oksigen membentuk radikal bebas radikal lipid perolsida.,selanjutnya akan mengikat atom hydrogen dari asam lemak tak jenuh,sehingga terbentuk lipida hiperoksida yang akan dapat merusak bagian sel dimana hidroperoksia berada. Dalam tubuh radikal bebas lipida akan terurai antaralain menjadi malondialdehida. Ini merupakan indicator bahwa dalam tubuh terdapat radikal bebas. Akibat kerusakan pada bagian dalam pembuluh darah akan memudahkan pengendapan berbagaio zat pada bagian yang mengalami kerusakan, termasu kolesterol,sehingga dimungkinkan akan timbul athersklerosis.

  2. Radikal bebas dapat mengakibatkan perubahan fluiditas membrane sel,sehingga transport antar membrane di dalam sel dan mekanisme sel terganggu.

  3. Dapat melumpuhkan system enzim di dalam membrane maupun reseptor sehingga seluruh rangkaian metabolism terganggu.

  4. Kerusakan protein,telah diketahui bahwa asam amino dan protein bereaksi dengan radikal bebas,yang akan mengakibatkan kerusakan pada jaringan dimana protein berada. Diantara asam-asam amino penyusun protein yang paling rawan adalah sistein. Sistein mengandung gugusan sulfhidril(SH) yang sangat peka terhadap serangan radikal bebas seperti radikal hidroksil.

  5. Radikal bebas merupakan salah satu sebab terjadinya mutasi spesifik pada DNA yang akan dapat menyebabkan penyakit kanker. Kerusakan dapat terjadi pada awal fase transisi dan permanen. Radikal hidroksil dapat menimbulkan berbagai perubahan pada DNA yang antara lain berupa:hidrosilasi basa timin dan sitosin,pembukaan inti purin dan pirimidin serta terputusnya rantai fosfodiester.

  6. Radikal bebas akan dapat merusak lipid sehingga terbentuk lipid peroksida yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.

  7. Radikal bebas dapat menyebabkan autoimun. Pada keadaan normal antibody terbentuk bila ada antigen yang masuk dalam tubuh. Adanya anti bodi untuk sel tubuh akan dapat merusak jaringan tubuh dan sangat berbahaya.

  8. Radikal bebas dapat merubah tonus otot pembuluh darah. Anion superoksida secara tidak langsung dengan inaktivasi sindhotelium-derived relaxing factor(EDRF) atau dengan merusak repinephrin. Radikal bebas hidriksil menyebabkan vasodilatasi dengan bekrja langsung pada otot polos,pembuluh darah dan merangsang sel endothelium untuk melepaskan “nonprostanoid relaxing factor

  9. Radikal bebas oksigen sangat berperan pada gagal jantung. Pada gagal jantung terjadi gangguan dari interaksi miokrad. Radikal bebas oksigen akan mencegah ikatanCa” oleh rreticulum sarcoplasma miosit sehingga dapat menurunkan kemampuan kontraksi dari jantung.

  10. Oksigen reaktif merupakan oksidan yang kuat. Dampak negative timbul Karen reaktivitasnya sehingga dapat merusak komponen sel yang penting untuk mempertahankan integritas dan kehidupan sel.sedangkan diantara oksigen reaktif yang paling berbahaya adalah radikal hidroksil yang dapat merusak tiga senyawa penting untuk mempertahankan integritas sel yaitu:asam lemak,DNA,dan protein.

 

 

BAGAIMANA CARA MENGHADAPI RADIKAL BEBAS ?

 

Senjata yang paling ampuh untuk melawan atau memperlambat kerusakan akibat radikal bebas adalah dengan ANTIOKSIDAN. Ada dua macam antioksidan, yaitu antioksidan internal dan eksternal

 

1.                 Antioksidan internal yaitu atioksidan yang diproduksi oleh tubuh sendiri, disebut pula sebagai “Antioksidan Primer” Secara alami tubuh mampu menghasilkan antioksidan sendiri, tetapi kemampuan ini pun ada batasnya. Sejalan bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk memproduksi antioksidan alami pun akan semakin berkurang. Hal ini lah yang menyebabkan stres oksidatif, yaitu suatu keadaan dimana jumlah radikal bebas melebihi kapasitas kemampuan netralisasi antioksidan. Yang termasuk Antioksidan primer ini adalah : - Super Oxide Dismutase (SOD), - Gluthation Peroxidase (GPx), - Katalase (Cat).

2.                 Antioksidan eksternal tidak dihasilkan oleh tubuh tetapi berasal dari makanan seperti Vitamin A, beta karoten, Vitamin C, Vitamin E, Selenium, Flavonoid, dll. Antioksidan yang berasal dari makanan atau didapat dari luar tubuh disebut juga antioksidan sekunder.

 

ANTIOKSIDAN

 

Antioksidan dapat didefinisikan sebagai suatu zat yang dapat menghambat / memperlambat proses oksidasi. Oksidasi adalah jenis reaksi kimia yang melibatkan pengikatan oksigen, pelepasan hydrogen, atau pelepasan elektron. Proses oksidasi adalah peristiwa alami yang terjadi di alam dan dapat terjadi dimana-mana tak terkecuali di dalam tubuh kita.

 

Manfaat Antioksidan

 

Berubahnya minyak menjadi tengik dan berubahnya warna coklat pada apel setelah dikupas adalah contoh proses oksidasi. Kedua hal tersebut dapat dicegah dengan pemberian antioksidan. Pencoklatan pada apel setelah dikupas atau pada just apel terjadi karena senyawa polifenol teroksidasi, bentuk polifenol teroksidasi ini nantinya dapat bergabung satu sama lain membentuk senyawa makromolekul berwarna coklat, dimana senyawa makromolekul ini nantinya bisa membuat jus apel menjadi keruh. Hal ini tentu saja tidak diinginkan di industri sebab akan mengurangi nilai estetika sebuah produk. Uraian diatas adalah contoh manfaat antioksidan bagi industri.

 

Lalu apa manfaat antioksidan bagi tubuh kita? Tubuh kita terdiri dari triliunan sel. Disetiap sel terjadi reaksi metabolisme yang sangat kompleks. Diantara reaksi metabolisme tersebut melibatkan oksigen, seperti yang kita ketahui oksigen adalah unsur yang sangat reaktif. Keterlibatan oksigen dalam reaksi metabolisme di dalam sel dapat menghasilkan apa yang disebut sebagai “reaktif spesies oksigen” seperti H2O2, radikal bebas hydroksil (•OH), dan anion superoksida ( O2-).

 

Molekul-molekul ini memang diperlukan tubuh misalnya untuk menjalankan sistem metabolisme dan memberi signal pada sistem syaraf akan tetapi apabila jumlahnya berlebihan seperti pengaruh gaya hidup (merokok, stress, konsumsi obat, polusi lingkungan, pengaruh zat kimia tertentu pada tubuh, radiasi, dll) maka dapat merusak sel dengan cara memulai reaksi berantai lipid, mengoksidasi DNA dan protein. Oksidasi DNA berakibat adanya mutasi dan timbulnya kanker sedangkan oksidasi protein mengakibatkan nonaktifnya enzim yang dapat menghambat proses metabolisme. Disinilah pentinganya kita engkonsumsi antioksidan.

 

Cara Kerja Antioksidan

 

Jika di suatu tempat terjadi reaksi oksidasi dimana reaksi tersebut menghasilkan hasil samping berupa radikal bebas (•OH) maka tanpa adanya kehadiran antioksidan radikal bebas ini akan menyerang molekul-molekul lain disekitarnya. Hasil reaksi ini akan dapat menghasilkan radikal bebas yang lain yang siap menyerang molekul yang lainnya lagi. Akhirnya akan terbentuk reaksi berantai yang sangat membahayakan.

 

Berbeda halnya bila terdapat antioksidan. Radikal bebas akan segera bereaksi dengan antioksidan membentuk molekul yang stabil dan tidak berbahaya. Reaksi pun berhenti sampai disini.

 

Tanpa adanya antioksidan

 

Reaktan -> Produk + •OH

 

OH + (DNA,protein, lipid) -> Produk + Radikal bebas yang lain

Radikal bebas yang lain akan memulai reaksi yang sama dengan molekul yang ada diekitarnya.

 

Dengan adanya antioksidan

 

Reaktan -> Produk + •OH

OH + antioksidan -> Produk yang stabil

Mengapa antioksidan cenderung bereaksi dengan radikal bebas terlebih dahulu dibandingkan dengan molekul yang lain? Antioksidan bersifat sangat mudah teroksidasi atau bersifat reduktor kuat disbanding dengan molekul yang lain. Jadi keefektifan antioksidan bergantung dari seberapa kuat daya oksidasinya dibanding dengan molekul yang lain. Semakin mudah teroksidasi maka semakin efektif antioksidan tersebut.

 

 

Jenis Antioksidan

 

Antioksidan dibagi dalam dua golongan besar yaitu yang larut dalam air dan larut dalam lemak. Setiap golongan dibagi lagi dalam grup yang lebih kecil. Sebagai contoh adalah antioksidan dari golongan vitamin, yang paling terkenal adalah Vitamin C dan Vitamin E. Vitamin C banyak kita peroleh pada buah-buahan sedangkan vitamin E banyak diperoleh dari minyak nabati.

 

Antioksidan dari golongan Enzim seperti golongan enzim Superoksida Dismutse (SODs), Katalase, dan Peroksidase. Antioksidan golongan Karotenoid seperti likopen dan Karoten yang banyak terdapat pada buah dan sayuran.

 

Golongan antioksidan lain yang terkenal adalah antioksidan dari senyawa polifenol dan yang paling banyak diteliti adalah dari golongan flavonoid yang terdiri dari flavonols, flavones, catechins, flavanones, anthocyanidins, dan isoflavonoids. Sumber senyawa polifenol adalah dari teh, kopi, buah-buahan, minyak zaitun, cinnamon, dan sebagainya.

 

Contohnya yang terkenal adalah Resveratrol yang ditemukan pada buah anggur, Epigalokatekingalat adalah contoh senyawa polifenol yang terdapat pada teh hijau, theaflavin pada teh hitam dan sebaginya.

Jadi antara satu makanan dengan yang lain tidak akan bisa kita simpulkan mana yang paling banyak mengandung antioksidan yang sangat potensial, sebab mungkin saja diantara kedua makanan tersebut mengandung jenis antioksidan yang berbeda. Lalu mana antioksidan yang terbaik? Saya rasa perpaduan diantara antioksidan adalah yang terbaik sebab memberikan efek sinergi jadi sebaiknya kita mengkonsumsi aneka buah dan sayuran.

 

Antioksidan, penangkal radikal bebas

 

Hasil berbagai penelitian dengan menggunakan hewan percobaan telah mendukung teori bahwa mengkonsumsi antioksidan yang memadai dapat mengurangi terjadinya berbagai penyakit seperti kanker, kardiovaskuler, katarak serta penyakit degeneratif lain.

 

Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat pembentukan karsinogenik dan menghalanginya untuk menetap dalam tubuh. Antioksidan bekerja dengna cara menangkap radikal bebas sehingga karsinogoenik tidak memiliki kesempatan untuk menempel dan merusak DNA. Beberapa vitamin yang bersifat antioksidan adalah vitamin A, C, E dan D.

 

Vitamin-vitamin tersebut terdapat dalam buah dan sayuran. Sayuran dan buah selain mengandung vitamin juga mengandung klorofil atau zat hijau daun, karotenoid pada buah berwarna merah dan kuning, flavonoid, polifenol yang banyak terdapat dalam teh, isoflavon pada kacang kedelai, gingerol pada jahe yang semuanya berfungsi sebagai antioksidan. Anti oksidan tidak saja mampu mencegah kanker pada tahap inisiasi tapi juga mampu menghambat pertumbuhan kanker pada tahap progesi.

 

Pertahanan antioksidan secara alami dalam LDL kolesterol dengan jumlah yang cukup dapat melindungi LDL dari proses oksidasi tapi masih dipertanyakan apakah perlindungan ini terjamin pada setiap orang. Antioksidan alam terbanyak dalam LDL adalah vitamin E. Sehingga penambahan suplemen vitamin E dalam makanan dapat meningkatkan kandungan vitamin E dalam LDL serta meningkatkan perlindungan terhadap proses oksidasi. Beta karoten merupakan antioksidasi yang cukup kuat yang secara teoritis juga dapat melindungi oksidasi LDL.

 

Sebab itu tubuh kita memerlukan suatu substansi penting yakni antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dengan meredam dampak negatif senyawa ini.

 

Sistem antioksidan tubuh sebagai mekanisme perlindungan terhadap serangan radikal bebas, secara alami telah ada dalam tubuh kita. Dari asal terbentuknya, antioksidan ini dibedakan menjadi dua yakni intraseluler (di dalam sel) dan ekstraseluler (di luar sel) atau pun dari makanan. Dari sini antioksidan tubuh bisa dikelompokkan menjadi 3 yakni:

 

Antioksidan primer

 

Antioksidan primer ini bekerja untuk mencegah pembentuk senyawa radikal bebas baru. Ia mengubah radikal bebas yang ada menjadi molekul yang berkurang dampak negatifnya, sebelum radikal bebas ini sempat bereaksi. Contoh antioksidan ini adalah enzim SOD yang berfungsi sebagai pelindung hancurnya sel-sel dalam tubuh serta mencegah proses peradangan karena radikal bebas. Enzim SOD sebenarnya sudah ada dalam tubuh kita. Namun bekerjanya membutuhkan bantuan zat-zat gizi mineral seperti mangan, seng, dan tembaga. Selenium (Se) juga berperan sebagai antioksidan. Jadi, jika ingin menghambat gejala dan penyakit degeneratif, mineral-mineral tersebut hendaknya tersedia cukup dalam makanan yang dikonsumsi setiap hari.

 

Antioksidan sekunder

 

Antioksidan ini berfungsi menangkap senyawa serta mencegah terjadinya reaksi berantai. Contoh antioksidan sekunder: vitamin E, vitamin C, beta karoten, asam urat, bilirubin, dan albumin.

 

Antioksidan tersier

 

Antioksidan jenis ini memperbaiki kerusakan sel-sel dan jaringan yang disebabkan radikal bebas. Contoh enzim yang memperbaiki DNA pada inti sel adalah metionin sulfoksidan reduktase. Adanya enzim-enzim perbaikan DNA ini berguna untuk mencegah penyakit kanker, misalnya.

 

Mekanan yang mengandung antioksidan:

 

  1. Betakarotin. Dapat ditemukan di banyak makanan berwarna oranye, seprti ubi merah, wortel, labu, aprikot, mangga dan sayuran berdaun hijau seperti bayam dan sawi.

  2. Lutein. Berlimpah ruah di sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkungdan sawi.

  3. Lycopene. Adalah antioksidan manjur yang dapat ditemukan pada tomat, semangka, jambu biji, pepaya, aprikot dan jeruk.

  4. Selenium. Merupakan zat besi yang dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi salah satu sistem enzim antioksidan tubuh. Beras dan gandum adalah sumber utama selenium.

  5. Vitamin A. Banyak dikandung oleh hati, ubi, wortel, susu, kuning telur dan keju muzarella.

  6. Vitamin C. Bisa ditemukan melimpah di banyak buah dan sayuran seperti delima, kiwi, strawberry, parika hijau, kol, bayam, brokoli dan kangkung.

  7. Vitamin E. Terdapat pada almond, beberapa jenis minyak seperti minyak wheatgerm, minyak safflower, minyak jagung dan minyak kedelai, serta mangga, kacang dan brokoli.

  8. flavonoid: teh hijau
     

 

APA PERBEDAAN ANTIOKSIDAN PRIMER DAN SEKUNDER ?

 

Antioksidan internal (SOD) bekerja dengan cara menangkal terbentuknya radikal bebas, atau dapat dikatakan sebagai Antioksidan Primer. Sedangkan antioksidan eksternal bekerja dengan cara meredam/menetralisir antioksidan yang sudah terbentuk sehingga dikatakan sebagai antioksidan sekunder.

 

Pandangan masyarakat saat ini bahwa Vitamin E dan Vitamin C

 

sebagai antioksidan yang potensial dan banyak dikonsumsi. Selama ini pasaran suplemen Vitamin umumnya dijual dalam dosis relatif tinggi. Berdasarkan penelitian terbaru menunjukan asupan sehari Vitamin E lebih dari 400 IU akan meningkatkan resiko kematian. Asupan Vitamin E yang berlebihan dapat mengganggu proses pembekuan darah jika terjadi luka. Selain itu Vitamin E akan terakumulasi di jaringan tubuh yang mengandung lemak, seperti liver, dan

berpotensi meracuni liver tersebt. Dosis konsumsi Vitamin E bagi orang dewasa normal cukup 8 – 10 IU per hari. Beberapa produk mengandung Vitamin C 1.000 mg per tablet. Padahal kecukupan gizi Vitamin C orang dewasa normal sekitar 60 – 75 mg per hari. Jika asupan Vitamin C terlalu berlebihan akan menyebabkan Vitamin C radikal yang sifatnya sama dengan radikal bebas, dan dapat menjadi pengkristalan di dalam ginjal.

 

Penelitian Dr. Aditya Baria dari Mayo Clinic in Rochester, Minnesota, menyebutkan bahwa antioksidan betakaroten dapat meningkatkan resiko kanker.

 

APA ITU SOD ?

 

Super Oxide Dismutase (SOD) merupakan antioksidan alami berupa enzim, yang berasal dari tubuh sendiri, berefek sangat kuat dan merupakan pertahanan tubuh pertama dalam menghadapi serangan radikal bebas.

 

SOD berbeda dengan suplemen antioksidan lainnya karena SOD bekerja memperkuat sistem internal untuk mengaktifkan dan mengoptimalkan pertahanan tubuh alami. Semakin tinggi kadar SOD di dalam tubuh semakin optimal pertahanan tubuh terhadap radikal bebas di seluruh sel dan organ tubuh. SOD merupakan enzim antioksidan alami yang paling kuat dan memiliki beberapa peranan yang penting:

  • Mengubah radikal bebas paling reaktif dan paling berbahaya, yaitu superoksida menjadi ion-ion yang tidak reaktif lagi

  • Memberikan sinyal kepada sel lain agar lebih banyak menghasilkan SOD.

  • Mengaktifkan dan menggerakan seluruh kekuatan sistem pertahanan antioksidan, termasuk antioksidan sekunder.

 

Jika diumpamakan SOD ini sebagai pemadam kebakaran yang bertugas 24 jam di garis terdepan dan akan segera beraksi memadamkan serangan radikal bebas.” Tetapi kadar SOD akan menurun seiring bertambahnya usia.

 

Suplemen

 

SOD apabila langsung dimakan atau ditambahkan pada makanan akan segera dicerna dan akan rusak oleh asam lambung. Namun sekarang dengan teknologi terkini, SOD sudah dapat dikonsumsi tanpa dirusak oleh asam lambung.

 

Sehingga suplementasi SOD dapat digunakan untuk meningkatkan antioksidan alami tubuh manusia dalam mencegah terjadinya kerusakan sel akibat radikal bebas.  (sumber : akhiajun)

 
Antioksidan
Solusi Herbal Sebagai Antioksidan
Kulit Manggis    Kunir Putih
 

Sirih Merah    Yakon   (untuk Antioksidan Hati)

 

Herbal antioksidan  dapat digunakan secara tunggal dengan dosis sesuai yang ada dalam label kemasan.

 

Apabila akan menggunakan bersamaan terutama Kulit Buah Manggis + Sirih Merah + Kunir putih dapat dikonsumsi masing-masing 1 kapsul x 3 kali sehari.

 

 

Ragam Produk HLI

Teh Celup

Teh  Celup Jati Cina

Pelangsing dan membantu menurunkan berat badan, melancarkan BAB, menurunkan kolestrol, menghilangkan perut buncit karena timbunan lemah.

Selengkapnya .

Teh Celup Daun Kelor

Daun kelor sangat efektif menyembuhkan dan membantu penyembuhan diabetes Millitus (DM), dimana hasil tersebut telah dilakukan penelitian dan pengujian medis.

Selengkapnya  .

Teh Celup Kulit Buah Manggis

Antioksidan, juga membantu kesembuhan penyakit jantung, ginjal, stroke, dan belakangan untuk pengobatan HIV/AIDS. Masih ada lagi 34 macam manfaat untuk peningkatan kesehatan dari kulit buah manggis.

Selengkapnya .

Teh Celup Pegagan

Cegah / obati Vertigo, nutrisi otak dan penguat sel otak.

Selengkapnya .

Teh Celup daun sirsak

Atasi Tumor dan Kanker termasuk kanker payudara, servik, kista dll.

Selengkapnya .

Teh Celup Daun Sukun

Penguat Ginjal dan jantung. Mencegah serangan jantung serangan iskemik akut (kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung).

Selengkapnya .

Teh Celup Temulawak

Peluruh Batu Ginjal dan Kencing Batu, Juga Obat Asam Urat.

Selengkapnya .

Teh Celup Yakon - Daun Insulin

Meningkatkan insulin dan menurunkan kadar gula dalam tubuh.

Selengkapnya .

 

Produk Lainnya

Bedan Lulur Alami

Memperhalus tubuh sehingga nampak ayu alami.

Selengkapnya  .

Beras Angkak (Beras Merah Cina)

Meningkatkan trombosit penderita demam berdarah, pencegah demam berdarah, dan penurun kolestrol.

Selengkapnya .

Pengobatan Ambien Tanpa Operasi

Pengobatan ambeien dengan cara herbal tanpa operasi.

Selengkapnya...

Pengobatan Mata Holistik

Mengobati mata dengan pembersihan mata secara alamiah, serta mengembalikan mata normal secara alami.

Selengkapnya....

 

Ngobrol Dengan Kami

Status YM

iswanto_hli

Peluang Maklon

Anda bisa menjadi wirausawan/ti di bidang herbal. Kami membuka kesempatan untuk anda memiliki merk / brand sendiri dengan produk-produk kami yang berkualitas.

Selengkapnya  .

Drop Shipping

Anda ingin mengirimkan produk HLI untuk pelanggan anda, orang tua, atau kerabat lainnya.

Selengkapnya  .

 

Jenis Penyakit Anda dan Solusi Herbal

A Alergi .   Keropos Tulang (Osteoporosis)
  Alzeimer   Kista
  Amandel   Kolestrol 
   Ambeien  L Lambung 
   Antioksidan   Lemah
  Asam Urat  

Syahwat

 

Asma

 

Lepra 

B

Batuk

 

Limfe

  Bronchitis M Maag
C

Cacingan

  Mempercepat kesembuhan
 

Campak

  Mimisan 
D

Darah dan jenis penyakitnya

  Murobial 
N Napsu Makan
  Diabetes   Nutrisi Otak
  Diare  0 Obat Kuat
  Disentri  

Organ Wanita

E

Empedu

P Payudara
 

Batu kandung empedu

 

Kanker payudara

Pegal Linu

 

Radang empedu

  Pelangsing Tubuh
 

Encok 

  Pencahar
G Ginjal   Perut Buncit
  Gondong (Parotitis)   Pinggang
R Radang
 

Gusi Berdarah

 

Rahim

Kanker Rahim

H Haid   Radang rahim
 

Nyeri Haid (Endometriosis)

Haid Tidak teratur

 

Rektum\Reumatik   

 

Hepatitis

Serosis hati

S Saluran Cerna
  Hipertensi   Maag, Kanker usus besar, kanker usus halus)

I

Infeksi    Sariawan
  Infeksi Kandung Kemih   Sekresi air seni
  Infeksi Saluran kemih   Sembelit
  Infeksi Saluran Cerna   Sirosis hati
J Jantung   Sistem kekebalan tubuh
Jerawat   (Stroke
K Kanker T Telinga
  Kanker Kolon - Klorektal   Tenggorokan 
 

Kanker Kulit
Kanker leher rahim

  Tuberkolusis 
  Kanker Paru-paru   Typus . 
  Kanker payudara
Kanker prostat
U Usus .
  Kemih - Infeksi kandung kemih V Varises 
  Kencing Batu   Vertigo 
  Keputihan    


 

LINK

copyrights2011 Herbal Life Indonesia

www.hlindo.com / www.hli.web.id