Penyedia herbal 100% murni bahan tunggal

Home ׀ Produk  ׀ Pembelian ׀ Kedistributoran ׀ Peluang Maklon ׀   OEM ׀   Peluang sebagai Perwakilan Layanan ׀   Drop Shipping  ׀ Trust Us ׀ F.O.Q ׀ Kontak Kami ׀ Pesan Produk ׀  Blog
 

Kami, pihak manajemen Herbal Life Indonesia (HLI)  Patut bersyukur karena kehadiran produk-produk HLI  yang tetap menjaga kualitas dan JAMINAN  100% BAHAN MURNI DARI BAHAN  TUNGGAL telah mendapat apresiasi dari konsumen dengan bukti banyak meningkatkan kesehatan mereka dan membawa kesembuhan penyakit yang dideritanya. Sehingga kami TETAP MEMPERTAHANKAN KEMURNIAN HERBAL DARI BAHAN TUNGGAL

Semua produk kami merupakan produk harga pabrikan, silahkan jika ingin mendapatkan harga pabrikan dan menjadi distributor. GARANSI PRODUK 100% MURNI ALAMI

English Site

Herbal Life Indonesia is a corporate supply Indonesia herbs with 100% pure of unicameral material both crated in bottle, simplisia and herbs bean. All of them in 100% unicameral herbs, in warrantee and secured.

Available many herb kinds such as moringga, mangosteen (rind of mangosteen), soursop leaf, and others.

More >>

 

  Penyakit dan Solusi Herbalnya Klik..

Alergi


 

Solusi herbal untuk mengobati dan mencegah alergi

Kapsul Jinten Hitam, Jinten hitam untuk  Anti Histamin & Anti Alergi

 

Back

Alergi

Penyakit alergi terkadang disepelekan oleh sebagian orang dengan menganggap penyakit ini tidak berbahaya. Namun demikian pada sebagian kasus yang ada alergi bisa menyebabkan kematian.

 

Gejala alergi biasanya ditandai dengan  seluruh tubuh merasa nyeri atau sesak napas, tiba-tiba hidung gatal, tersumbat, kulit melepuh.

 

Hot Product

Kapsul Kulit Buah Manggis

 

 Kapsul  Daun Sirsak

Kapsul daun Kelor

Kapsul Bawang Lanang

Kapsul Sirih Merah

Beras Merah Cina

(Angkak)

Asam Urat Tinggi Atasi dengan  Kapsul Sidaguri

Ragam Produk HLI

Kapsul

Akar daruju

Pengobatan Radang hati (Hepatitis) Akut dan Kronis, Pembesaran hati dan limpa (hepato splemomegal),                                        Selengkapnya..

Alang-alang

Atasi darah tinggi, sakit kepala, hepatitis, penambah darah, neropati, peluruh kencing, kencing darah, kencing nanah, dan penyakit ginjal.

Selengkapnya  .

Bawang Lanang

Mengatasi hipertensi, stroke dan tuberkolusis

Selengkapnya .

Bidara upas

Perbaikan dan pengobatan Saluran cerna (mag, lambung dan sejenisnya).

Selengkapnya .

Binahong

Membantu kecepatan kesembuhan pasca operasi atau luka dalam.

Selengkapnya .

Daun Dewa

Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah.

Selengkapnya .

Daun salam

Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah.

Selengkapnya .

Daun ungu

Atasi ambeien / wasir .

Selengkapnya .

Delima

Mengatasi keputihan pada wanita, meredakan pendarahan, mencegah dan mengobati radang lambung, mengobati sakit perut, prolaps rektrum (keluarnya kokasa dari anus), mengatasi radang tenggorokan, mengatasi radang telinga.

Selengkapnya .

Gingseng Korea

Aprodisiak (perangsang daya seksual), Pembangkit tenaga, Menurunkan kadar gula penderita diabetes, Mencegah perkembangan kanker.

Selengkapnya 

Jahe Merah

Vitalitas tubuh dan Gairah Seks.

Selengkapnya .

Jati cina

Pelangsing dan membantu menurunkan berat badan, melancarkan BAB, menurunkan kolestrol, menghilangkan perut buncit karena timbunan lemah.

Selengkapnya .

Jinten HItam

Herbal anjuran yang ada diberbagai kitap suci.

Selengkapnya .

Kayu manis

Mengatasi kaitan dengan saluran kencing, dan empedu.

Selengkapnya .

Keji beling

Penghancur dan pelarut Batu Ginjal.

Selengkapnya  .

Keladi tikus

Tumbuhan sangat berguna untuk penderita sakit kanker.

Selengkapnya .

Kelor (daun kelor)

Daun kelor sangat efektif menyembuhkan dan membantu penyembuhan diabetes Millitus (DM), dimana hasil tersebut telah dilakukan penelitian dan pengujian medis.

Selengkapnya .

Kumis kucing

Mengatasi sekitar saluran kencing, dan empedu.

Selengkapnya .

Kunir Putih

Pengobatan / Pencegahan kanker, gangguan pencernakan, antioksidan, anti radang.

Selengkapnya .

Kunyit hitam

Solusi untuk pengkapuran tulang, sekaligus untuk kesehatan jantung, katarak dan asam urat.

Selengkapnya .

Mahkota Dewa

Mencegah kanker, hipertensi, diabetes, dan asam urat.

Selengkapnya .

Majaan / Majakani

Kuatkan vagina (kuat menjepit)

Selengkapnya . .

Manggis (kulit buah manggis)

Antioksidan, juga membantu kesembuhan penyakit jantung, ginjal, stroke, dan belakangan untuk pengobatan HIV/AIDS. Masih ada lagi 34 macam manfaat untuk peningkatan kesehatan dari kulit buah manggis.

Selengkapnya .

Mengkudu 

Atasi hipertensi (darah Tinggi, radang empedu) dll.

Selengkapnya .

Merica Hitam  

Atasi rematik, redakan rasa sakit dipersendian, penambah stamina.

Selanjtunya .

Mimba 

Dikenal sebagai penurun gul darah, sekaligus pencegh malaria, jerawat dan kanker .

Selengkapnya ,

Pala 

Atasi Insomnia, dan parkison .

Selengkapnya .

Pare / Paria

Pencegah sel kanker pangkreas, penurun kadar gula, pembersih darah, pelancar pencernakan dan pencegah ashma.

Selengkapnya .

Pasak bumi

Peningkatan stamina pria (obat kuat, memproduksi testosteron, mencegah impotensi, pengencangan otot dan kulit, sistem kekebalan tubuh.

Selengkapnya .

Pegagan  

Cegah / obati Vertigo, nutrisi otak dan penguat sel otak .

 

Selengkapnya .

Petai  

Pete bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon, payudara, prostat, paru-paru dan pankreas.

Selengkapnya .

Petai cina

Herbal seks, jika dikombinassi dengan merica hitam . Manfaat lain untuk mencegah cacingan.

Selengkapnya ..

Pronojiwo  

Sebagai aprodiak, yaitu untuk penambah staminia. Sangat cocok dikonsumsi untuk pria yang ingin meningkatkan stamina seksualnya.

Selengkapnya .

Purwaceng   .

Purwaceng sangat terkenal dengan sebutan Viagranya Indonesia. Sebagai obat kuat laki-laki.

Selengkapnya .

Rumput mutiara

Anti radang seperti radang amandel, radang tenggorokan, dan radang panggul.

Selengkapnya ..

Sambiloto 

Penyembuhan diabetes, penurunkan kadar gula darah, kekebalan tubuh, radang amandel, infeksi salauran empedu dll.

Selengkapnya . .

Sarang Semut

Antioksidan  dalam menangkal radikl bebas, Antikanker, mengatasi rematik, asam urat, dn membntu kesehatan jantung dan bocor jantung.

Selengkapnya  .

Sendok (daun sendok)

Membantu penyembuhan penyakit kuning, saluran kemih, disentri, gangguan mata, obat kuat,

Selengkapnya ..

Sidaguri  

Mengatasi asam urat tinggi.

Selengkapnya ..

Sirih Hitam  

Cuci darah, & Perbaikan aliran darah ke jantung.

Selengkapnya  .

Sirih merah

Perbaikan dan penyembuhan ginjal, radang prostat, mencegah liver, hepatitis, diabetes M, nyeri sendi, anti oksidan.

Selengkapnya .

Sirsak (daun sirsak)

Atasi Tumor dan Kanker termasuk kanker payudara, servik, kista dll.

Selengkapnya .

Srigunggu 

Atasi sinusitis, jernihkan suara.

Selengkapnya ..

Sukun (daun sukun)

Penguat Ginjal dan jantung. Mencegah serangan jantung serangan iskemik akut (kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung).

Selengkapnya .

Tapak liman

Atasi jenis- jenis peradangan.

Selengkapnya .

Tempuyung 

Peluruh Batu Ginjal dan Kencing Batu, Juga Obat Asam Urat.

Selengkapnya .

Temulawak 

Bermanfaat untuk Peluruh batu empedu Peluruh batu ginjal, Penyembuhan penyakit kuning, Penurun Kolestrol, Pelancar Pencernakan, Penurun Panas.

Selengkapnya ..

Temumangga 

Untuk pengobati nyeri  haid, keputihan, jerawat, dan mengecilkaan rahim setelah melahirkan,

Selengkapnya ...

Tribulus  

Meningkatkan gairah seks (libido) pria, mengatasi ejakulasi dini, produksi testosteron secara alami, menguatkan otot dan stamina pria.

Selengkapnya ..

Yakon  

Meningkatkan insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah.

Selengkapnya ..

 

Herbal Life Indonesia merupakan corporate yang mengkhususkan diri untuk menyediakan  herbal murah, standard departemen kesehatan, baik berdasarkan temuan penelitian, maupun kenyataan / pengalaman langsung yang telah dialami oleh pasien yang sembuh dan tertolong dengan herbal.

Herbal Life Indonesia juga menjunjung tinggi kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan baik itu distributor / agent ataupun konsumen langsung, terutama untuk menjalankan amanah : memberikan produk herbal yang berkualitas, asli / murni, dan juga kecepatan pengiriman kepada pelanggan kami.

Oleh karenanya kami memberikan Jaminan bahwa produk yang dibeli dari Herbal Life merupakan produk asli sesuai dengan spesifikasi yang dicantumkan pada setiap keterangan dalam web ini maupun informasi lainnya yang resmi dikeluarkan oleh Herbal Life Indonesia

 

enis alergi dan  imunologi sangat beragam.  Yang paling sering adalah pada penyakit Asma diikuti dengan  rinitis alergi, dan urtikaria kronik. Jenis alergi lain yang tak kalah pentingnya adalah reaksi alergi obat. Sementara dalam bidang imunologi, terdapat penyakit autoimun, khususnya Lupus Eritematosis Sistemik (LES).

 

Sementara dari penyakit imunodefisiensi, salah satunya yang terkenal adalah penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

 

Beragam jenis alergi diantaranya:

1. Asma Bronkial

Masalah utama asma adalah sering tak terdiagnosis atau pengobatan tak ade­kuat. Pasien mengobati sendiri, pemahaman dan pengetahuan mengenai asma yang kurang serta beberapa mitos atau salah persepsi mengenai asma.

Tak jarang dijumpai rasa sesak disangka penyakit jantung, atau batuk-batuk kronis yang disebabkan penyakit bronkitis atau sukar tidur karena insomnia. Keluhan batuk mengi atau sesak saja bukan monopoli penyakit asma. Beberapa penyakit atau keadaan dapat menyerupai asma, seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) bronkitis kronik dan emfisema; infeksi paru; sinusitis paranasal; tuberkulosis; refluks gastroesofageal dan penyakit jantung seperti gagal jantung. Diagnosis tepat mengarahkan pengobatan yang tepat.

Dalam praktiknya sering dijumpai pasien mengobati dirinya sendiri. Mereka menggunakan obat semprot pelega (inhaler) untuk mengatasi gejala asmanya. Dalam jangka panjang, kondisi ini justru akan memperburuk gejala asma dan akan makin sering mendapat serangan asma.

Hal yang perlu dilakukan adalah dengan memberikan penderita obat anti inflamasi, menghindari faktor pencetus serangan, dan mendapatkan edukasi. Edukasi bertujuan agar pemahaman dan pengetahuan pasien mengenai asma dan penyebabnya menjadi lebih baik. Pengetahuan inilah yang akan mempermudah komunikasi dengan dokter, dan memahami mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. 

Beberapa mitos yang dijumpai di masyarakat, diantaranya, obat semprot berbahaya untuk jantung, dan hanya dipakai untuk asma yang berat. Pemakaian obat asma secara teratur akan menyebabkan kecanduan (adiksi). Mitos-mitos itu tidak benar. 

Apakah asma bisa sembuh? Sejujurnya, tak ada obat yang dapat menyembuhkan asma. Dengan diagnosis dan peng­obatan yang tepat penderita asma dapat menjalani hidup dengan normal (pasien harus mematuhi instruksi, dan kontrol dokter. Ia pun wajib memakai obat pengontrol secara teratur.  Jangan pergi  ke dokter saat asma menyerang saja).         

Mitos lainnya yang juga tidak dapat  dipertanggung­jawab­kan kebenarannya adalah: mengobati asma jika muncul gejala saja. Asma akan hilang dengan sendirinya menjelang dewasa. Penderita asma masih boleh merokok. Stress penyebab asma. Penderita asma tak boleh berolah raga, dan lain-lain.        

Layaknya penyakit hipertensi, atau diabetes tak dapat disembuhkan, manajemen penyakit asma saat ini berdasarkan Kontrol Asma. Panduan manajemen asma internasional berdasarkan Global Initiative for Asthma (GINA) menekan­kan pentingnya kontrol asma. Sekali asma terkontrol, kecil kemungkinan untuk mendapat serangan asma, apalagi sampai memerlukan perawatan rumah sakit. Meskipun pandu­an GINA tersebut telah diedarkan secara luas, kenyataannya, sebagian besar pasien asma belum atau bahkan tidak terkontrol. Oleh karenanya peran dokter yang mengobati asma sangat penting dalam memberikan edukasi kepada pasien. Tak hanya itu. Dokter pun memberikan pengobatan yang profesional sehingga pasien dapat secara optimal menikmati hidupnya.

2. Rinitis Alergi

Rinitis alergi merupakan salah satu bentuk rinitis yang mekanismenya secara umum melalui sistem imun,  atau IgE secara khusus. Prevalensinya berkisar antara 10-15% dari masyarakat. Pen­deritanya pun beragam, mulai dari usia anak hingga dewasa. Gejalanya dapat berupa rinorea, hidung gatal, bersin dan hi­dung tersumbat. Terkadang disertai rasa gatal di mata. Akibatnya, mengganggu kualitas hidup penderitanya. Seperti, gangguan tidur, gangguan aktivitas, hingga absen dari sekolah atau pekerjaan. Berdasarkan lama dan seringnya gejala rinitis dapat diklasifikasikan sebagai rinitis alergi intermiten atau persisten. Dikatakan rinitis intermiten bila gejala berlangsung kurang dari empat hari per minggu dan lamanya kurang dari empat minggu. Sedangkan rinitis persisten gejala berlangsung lebih dari empat hari/ minggu dan lamanya lebih dari empat ming­gu. Derajatnya dikatakan sedang atau berat bila gejalanya menggangu kualitas hidup penderitanya. Yang perlu diwas­padai adalah komplikasi terjadinya sinusitis, polip hidung, dan gangguan pendengaran.        

Rinitis alergi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya asma. Sering pasien baru datang ke dokter jika telah terjadi komplikasi. Dengan pengobatan yang baik, gejala rinitis dapat terkontrol. Sehingga kualitas hidup penderitanya meningkat kembali dan menjalani hidup layaknya orang normal.

 

3. Alergi Obat

Seiring pertumbuhan obat-obat baru untuk tujuan diagnosis, terapi, dan pencegahan penyakit maka terjadinya reaksi simpang obat pun meningkat. Reaksi simpang obat didefinisikan sebagai respons yang tidak diinginkan pada pemberian obat dalam dosis terapi, diagnosis, dan profilaksis. Reaksi alergi obat adalah reaksi simpang obat yang mekanismenya melalui reaksi imunologis. Kejadian reaksi alergi obat diperkirakan 6-10% dari reaksi simpang obat. Dalam praktek tidak mudah menentukan sistem imun terlibat. Banyak kejadian yang gejalanya mirip atau serupa dengan gejala alergi, tetapi mekanismenya bukan alergi seperti sesak napas atau angioderma karena aspirin atau anti inflamasi non steroid (AINS), maka diperkenalkan istilah hipersensitivitas obat.        

Alergi obat perlu dipahami oleh tenaga kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pemberian obat. Hal ini terkait dengan masalah mediko-legal, terutama bila kejadiannya dianggap merugikan pasien, sehingga pasien atau keluarganya dapat menuntut dokter, petugas kesehatan lain atau rumah sakit.        

Gejala alergi obat sangat bervariasi. Gejala paling sering adalah gejala kulit, mulai dari eritema, urtikaria, pruritus, angioedema, vesikula, bula hingga kulit melepuh. Gejala lain yang lebih jarang, misalnya sesak nafas, pusing hingga pingsan, seperti pada anafilaksis. Dapat juga terjadi anemia, gangguan fungsi hati atau ginjal.        

Komplikasi alergi obat yang paling berbahaya adalah anafilaksis, disusul dengan Steven Johnson Syndrome, nekrosis epidermal toksik, dan Drug Rash Eosinophilia and Systemic Symptoms (DRESS).        

Klinik Alergi RS Medistra memberikan pela­yan­an penyuluhan bagi pasien untuk menghindari terjadinya reaksi alergi obat di masa mendatang, mengobati reaksi alergi obat yang terjadi, dan uji diagnosis alergi obat. 

Tes Kulit. Sebenarnya hanya sedikit jenis obat yang dapat dipakai untuk tes kulit. Hal ini dikarena­kan obat setelah masuk ke dalam tubuh akan meng­alami metabolisme. Hasil metabolisme atau metabolit umumnya belum diketahui kecuali penisilin. Selanjutnya metabolit akan berikatan de­ngan protein tubuh, untuk kemudian menimbulkan reaksi alergi.

Tes kulit obat-obat lainnya belum pernah divalidasi, sehingga hasilnya kurang dapat dipercaya. Sebagai contoh, hasil tes kulit terhadap cefalosporin negatif tetapi sewaktu diberikan, pasien mengalami anafilaksis. Ada dua jenis tes kulit untuk alergi obat, yaitu tes tusuk, dan intra kutan untuk reaksi alergi obat fase cepat dan tes tempel untuk reaksi alergi obat fase lambat. Tetapi kembali lagi kedua tes di atas tidak dapat dipercaya sepenuhnya.  

Tes Provokasi Obat. Tes ini merupakan baku emas untuk menentukan adanya reaksi alergi obat. Karena dapat menyebabkan reaksi yang serius, tes ini hanya boleh dilakukan oleh dokter yang ahli dalam bidang ini dan dilakukan di rumah sakit. 

Tes Laboratorium. Sampai sejauh ini baru dalam tahap pe­nelitian dan hanya terhadap obat yang terbatas. Seperti halnya tes lain, tes invitro ini lebih spesifik tetapi tidak sensitif. Sehingga banyak negatif palsu. Yang paling penting dalam reaksi alergi obat adalah pencegahan. Jadi dalam memberikan obat indikasi pemberian harus tepat, kemudian dipastikan tidak pernah mengalami reaksi alergi obat yang akan diberikan. Selanjutnya selalu waspada dan siap bertindak bila terjadi alergi obat.

 

4. Urtikaria dan Angioderma

Urtikaria ditandai kelainan kulit berupa bentol, kemerahan, dan ga­tal. Dikatakan urtikaria akut jika gejala berlangsung kurang dari enam minggu dan sebabnya jelas. Sedangkan urtikaria kronik jika gejala berlangsung lebih dari enam minggu, bahkan bisa sampai 20 tahun. Umumnya pasien yang datang ke poli alergi adalah urtikaria kronik.        

Umumnya pasien telah lama berobat ke berbagai dokter baik umum maupun spesialis, sehingga pasien merasa jengkel karena urtikarianya tidak sembuh-sembuh. Sebagian besar urtikaria kronik penyebabnya tidak diketahui sehingga pengobatan bisa berlangsung lama. Bila sebabnya diketahui, mungkin gejalanya dapat dihilangkan. Angioderma menyerupai urtikaria, tetapi mengenai jaringan kulit yang lebih dalam. Gejala sering tidak gatal tetapi te­rasa sakit. Umumnya mengenai mukosa mata, bibir atau kemaluan. Bila mengenai daerah trakea atau bronkus, seperti pada reaksi anafilaksis dapat membahayakan nyawa pasien.

5. Lupus Eritematosus Sistemik (LES)

LES merupakan salah satu penyakit autoimun. Karena bersifat sistemik, auto-antibodi menyerang beberapa organ, baik secara bersamaan atau berurutan. Radang sendi merupakan gejala yang tersering, tetapi demam yang berkepanjangan juga merupakan salah satu gejala lupus. Gejala seperti kemerahan di wajah, sariawan, anemia, lekopeni atau trambositopeni merupakan petunjuk ke arah LES. Proteinuria dan hematuria sampai kepada efusi pleura atau perikard tidak jarang dijumpai. Kelainan neorologi atau psikitrik dapat disebabkan LES. Makin dini diagnosis, dan makin cepat diobati, diharapkan komplikasi yang serius dapat dihindari.

6. Penyakit Imunodefisiensi

Penyakit imunodefisiensi bisa didapat sejak lahir, atau setelah dewasa. Berbagai penyakit atau keadaan seperti pemakaian obat dapat menyebabkan imunodefisiensi. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu penyebab imunodefisiensi yang dikenal dengan AIDS. Umumnya pasien datang dalam keadaan sudah lanjut karena infeksi oportunistik, padahal semakin awal penyakit diketahui dan diobati semakin baik prognosisnya. Penyakit-penyakit kronis lainnya seperti diabetes mellitus, gagal ginjal kronis, sirosis hati, dan PPOK dapat menurunkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, meningkatkan daya tahan tubuh sangat diperlukan, agar terhindar dari bahaya penyakit infeksi.

Imunisasi Dewasa

Imunisasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit yang paling efektif, contohnya penyakit cacar (variola) telah lama hilang dari muka bumi, sedangkan kasus-kasus polio dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah dijumpai lagi. Program imunisasi selama ini diwajibkan untuk anak, dan hasilnya sangat memuaskan.         

Pertanyaan mengapa orang dewasa memerlukan vak­sinasi, jawabannya adalah imunisasi dapat menurunkan kejadian sakit, perawatan rumah sakit atau meninggal dunia karena penyakit-penyakit infeksi. Pemberian vaksin influenza pada orang dewasa usia < 65 tahun menurunkan insidensi influenza se­besar 70-90%, pada orang usia lanjut menyebabkan penurunan insidensi kasus influenza 30-40%, perawatan rumah sakit 50-60% dan penurunan angka kematian sebesar 70-100%. Vaksin pneumokok efektivitasnya sekitar 60-64%, hepatitis B 80-95%, dan MMR 90-95%.       

Keberhasilan imunisasi menyebabkan biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit menjadi lebih hemat. Peranan imunisasi  sama pentingnya dengan olahraga dan diet dalam menjaga ke­sehatan tetapi sering dilupakan. Jenis vaksin yang di rekomendasikan orang dewasa antara lain influenza, pneumokok (infeksi paru), varicella, human papiloma virus (untuk mencegah kanker leher rahim), hepatitis A & B, dan Measles, Mumps and Rubella (MMR), serta tetanus, difteri & pertusis (TDaP).       

Siapa saja yang perlu mendapat imunisasi? Tentu saja imunisasi direkomendasikan kepada semua orang dewasa, tetapi khususnya kepada orang-orang yang berisiko seperti orang-orang lanjut usia, pasien imunodefisiensi, penyakit paru kronis, penyakit jantung, diabetes dan penyakit ginjal kronis. Meskipun telah banyak manfaat imunisasi disampaikan, ternyata hanya sedikit orang yang menyadarinya, apalagi melakukannya. Demikianlah ulasan selayang pandang tentang layanan pada Klinik Asma, Alergi, dan Imunologi di RS Medistra, semoga dapat menambah wawasan pembaca.

Solusi Herbal dari Alergi

Jinten Hitam

Kapsul Jinten Hitam

Ragam Produk HLI

Teh Celup

Teh  Celup Jati Cina

Pelangsing dan membantu menurunkan berat badan, melancarkan BAB, menurunkan kolestrol, menghilangkan perut buncit karena timbunan lemah.

Selengkapnya .

Teh Celup Daun Kelor

Daun kelor sangat efektif menyembuhkan dan membantu penyembuhan diabetes Millitus (DM), dimana hasil tersebut telah dilakukan penelitian dan pengujian medis.

Selengkapnya  .

Teh Celup Kulit Buah Manggis

Antioksidan, juga membantu kesembuhan penyakit jantung, ginjal, stroke, dan belakangan untuk pengobatan HIV/AIDS. Masih ada lagi 34 macam manfaat untuk peningkatan kesehatan dari kulit buah manggis.

Selengkapnya .

Teh Celup Pegagan

Cegah / obati Vertigo, nutrisi otak dan penguat sel otak.

Selengkapnya .

Teh Celup daun sirsak

Atasi Tumor dan Kanker termasuk kanker payudara, servik, kista dll.

Selengkapnya .

Teh Celup Daun Sukun

Penguat Ginjal dan jantung. Mencegah serangan jantung serangan iskemik akut (kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung).

Selengkapnya .

Teh Celup Temulawak

Peluruh Batu Ginjal dan Kencing Batu, Juga Obat Asam Urat.

Selengkapnya .

Teh Celup Yakon - Daun Insulin

Meningkatkan insulin dan menurunkan kadar gula dalam tubuh.

Selengkapnya .

 

Produk Lainnya

Bedan Lulur Alami

Memperhalus tubuh sehingga nampak ayu alami.

Selengkapnya  .

Beras Angkak (Beras Merah Cina)

Meningkatkan trombosit penderita demam berdarah, pencegah demam berdarah, dan penurun kolestrol.

Selengkapnya .

Pengobatan Ambien Tanpa Operasi

Pengobatan ambeien dengan cara herbal tanpa operasi.

Selengkapnya...

Pengobatan Mata Holistik

Mengobati mata dengan pembersihan mata secara alamiah, serta mengembalikan mata normal secara alami.

Selengkapnya....

 

Ngobrol Dengan Kami

Status YM

Peluang Maklon

Anda bisa menjadi wirausawan/ti di bidang herbal. Kami membuka kesempatan untuk anda memiliki merk / brand sendiri dengan produk-produk kami yang berkualitas.

Selengkapnya  .

Drop Shipping

Anda ingin mengirimkan produk HLI untuk pelanggan anda, orang tua, atau kerabat lainnya.

Selengkapnya  .

 

Jenis Penyakit Anda dan Solusi Herbal

A Alergi .   Keropos Tulang (Osteoporosis)
  Alzeimer   Kista
  Amandel   Kolestrol 
   Ambeien  L Lambung 
   Antioksidan   Lemah
  Asam Urat  

Syahwat

 

Asma

 

Lepra 

B

Batuk

 

Limfe

  Bronchitis M Maag
C

Cacingan

  Mempercepat kesembuhan
 

Campak

  Mimisan 
D

Darah dan jenis penyakitnya

  Murobial 
N Napsu Makan
  Diabetes   Nutrisi Otak
  Diare  0 Obat Kuat
  Disentri  

Organ Wanita

E

Empedu

P Payudara
 

Batu kandung empedu

 

Kanker payudara

Pegal Linu

 

Radang empedu

  Pelangsing Tubuh
 

Encok 

  Pencahar
G Ginjal   Perut Buncit
  Gondong (Parotitis)   Pinggang
R Radang
 

Gusi Berdarah

 

Rahim

Kanker Rahim

H Haid   Radang rahim
 

Nyeri Haid (Endometriosis)

Haid Tidak teratur

 

Rektum\Reumatik   

 

Hepatitis

Serosis hati

S Saluran Cerna
  Hipertensi   Maag, Kanker usus besar, kanker usus halus)

I

Infeksi    Sariawan
  Infeksi Kandung Kemih   Sekresi air seni
  Infeksi Saluran kemih   Sembelit
  Infeksi Saluran Cerna   Sirosis hati
J Jantung   Sistem kekebalan tubuh
Jerawat   (Stroke
K Kanker T Telinga
  Kanker Kolon - Klorektal   Tenggorokan 
 

Kanker Kulit
Kanker leher rahim

  Tuberkolusis 
  Kanker Paru-paru   Typus . 
  Kanker payudara
Kanker prostat
U Usus .
  Kemih - Infeksi kandung kemih V Varises 
  Kencing Batu   Vertigo 
  Keputihan    


 

LINK

copyrights2011 Herbal Life Indonesia

www.hlindo.com / www.hli.web.id